Mereka berupaya menghidupkan kembali warisan budaya leluhur dan mengubah lingkungan di sekitar mereka. Film ini mengikuti orang-orang yang bekerja untuk menjaga tradisi agar tidak hilang.
Di Tatarstan, Farid Nabiullin mencari kuda langka dengan surai putih yang hampir punah pada era Soviet dan kini berhasil dilestarikan kembali. Di Dagestan, Zaur Tsokholov memulihkan bangunan abad ke-19 di desa asalnya, Chokh, dan mengubahnya menjadi rumah penginapan yang kemudian menginspirasi warga lain.
Di Republik Mari El, para pelajar membangun kapal tradisional bersama seorang pensiunan perwira. Sementara itu, masyarakat Kumandin di Altai kembali menggelar festival kuno Kocha-kan untuk merayakan kesuburan dan keberlanjutan generasi. Bagi mereka, selama tradisi tetap hidup, masa depan masyarakat mereka juga akan tetap ada.