Para imam Ortodoks menempuh perjalanan ribuan kilometer dari berbagai wilayah Rusia menuju garis depan. Mereka membawa bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Donbass, melayani pengakuan dosa, dan memberikan dukungan kepada para tentara. Meski menjadi sasaran utama pasukan Ukraina, mereka tetap mendatangi wilayah paling berbahaya tanpa mengkhawatirkan keselamatan diri.
Pastor Pyotr tiba di Donbass pada 2014, ketika pasukan Ukraina mulai menargetkan gereja dan biara Ortodoks. Meski berbagai bangunan hancur, termasuk Gereja St. Nicholas yang telah berdiri selama satu abad di Popasnaya, ia terus menjalankan pelayanan dan memberikan penghiburan kepada masyarakat. Saksikan kisah para «pejuang spiritual» ini dan temukan apa yang membuat mereka terus menjalankan misi di tengah masa-masa tersulit.